Selasa, 20 September 2011

Makanan Organik Perpanjang Harapan Hidup

Beralih ke makanan organik tampaknya dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif agar hidup menjadi lebih sehat. Pasalnya, penggunaan bahan-bahan kimia pada produk pangan yang beredar di pasaran saat ini berpotensi menimbulkan ancaman dan diduga sebagai pencetus timbulnya berbagai macam penyakit.
Studi terbaru yang dimuat journal Critical Reviews in Plant Sciences menunjukkan, mengonsumsi produk makanan organik (buah dan sayuran) setiap hari dalam jumlah sedang dapat memperpanjang usia, menjaga tubuh tetap sehat dan mempertahankan berat badan tetap ideal.
Makanan organik dapat didefinisikan sebagai semua makanan yang diproduksi dengan sedikit mungkin atau bebas sama sekali dari unsur-unsur kimia (pupuk, peptisida, hormon, dan obat-obatan).
Menurut studi para ahli dari Inggris, Prancis dan Polandia, buah dan sayuran yang tumbuh tanpa pupuk buatan umumnya memiliki kandungan nutrisi yang lebih banyak, termasuk vitamin C. Sehingga, konsumsi makanan organik dapat memperpanjang umur rata-rata seorang pria 25 hari, dan wanita 17 hari.



"Mereka yang sedikit beruntung malahan bisa hidup lebih panjang beberapa bulan dan bahkan ada yang sampai lima tahun," kata para peneliti.
Dr Kirsten Brandt, peneliti utama dari Newcastle University, sekaligus pengamat soal kualitas makanan dan kesehatan mengatakan, pangan organik dapat meningkat kualitas kesehatan seseorang secara umum. Di samping itu, berperan penting dalam membantu tubuh membakar lemak dan menjaga berat badan tetap ideal.
"Angka-angka tersebut cukup relevan, berdasarkan semua informasi yang tersedia. Kebanyakan orang mungkin tidak akan hidup lama, tapi Anda bisa memperoleh beberapa keberuntung dengan memperpanjang usia beberapa bulan, dan bahkan sampai lima tahun, dengan mengonsumsi makanan organik," tutupnya.

Sumber: kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar